hot chocolate mug!

Selasa, 28 September 2010

bunda. wanita kucinta sepenuh jiwa

“Ibuku, tentang sikapku, tentang salahku, tentang sifatku, dan segala hal dalam hidupku yang bersinggungan denganmu, terima kasih dan maaf. Kaulah kecintaanku, perempuan yang akan kusayangi sampai aku mati”

kalimat indah itu saya dapat dari kata-kata seorang penulis bernama Fahd Djibran. Terenyuh, ya. Betapa tidak, mengingat jemari ini hingga kini masih dapat menari menuliskan setitik tulisan ini untuk ibu, rasanya merupakan sebuah syukur tiada terkira.

Dia, seorang wanita yang kudamba, kucinta entah seberapa besarnya. Dia, wanita yang kurindu setiap belai dan teduh rengkuhnya. Dia, wanita yang kini setiap jengkal darahnya mengalun di setiap aliran darah ini. Dia, semoga calon penghuni Surga berkat doa-doa yang kulantunkan untuknya.

Ibu. Mungkin ku tak pernah dapat merangkai susunan kata dari bibirku yang kelu bila berhadapan denganmu. Aku pun heran, apakah itu malu atau angkuhku. Maafkan aku ibu.. Namun suatu waktu nanti biarkan aku bisikkan sesuatu padamu, biarpun tak akan seindah syair para pujangga, namun itu kan terluncur dari batinku.

Ungkapku singkat.. "Aku menyayangimu, Ibu"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar